Sunday, May 18, 2008

World Cup 1986

WORLD CUP 1986 –MEXICO
30 Mei-29 Juni 1986

PERTANDINGAN PEMBUKAAN



Bulgaria Hadang Italia 1-1

Pertandingan pembukaan berlangsung di stadion Azteca,Mexico disaksikan 115.000 penonton dan 500 juta penonton televisi
Dipimpin wasit Frederickson dari Swedia.



Italia:Galli,Bergomi,Cabrini,Scirea,Vierchowod,Bagni,Dinapoli,Di Gennaro, Conti/Vialli,Altobelli,Galderisi
Manager-pelatih: Enzo Bearzot
Pencetak Goal:Altobelli

Bulgaria:Mikhailov,Sirakov,Arabov,Markov,Dimitrov,Zoravkov,Iskrenov/Kostadinov,Sadkov,Mladenov,Gaspodinov/Yeliaskov,Getov
Manager-pelatih:Ivan Vutsov
Pencetak goal:Sirakov

Manager-pelatih Italia,Enzo Bearzot, mengambil keputusan berani dengan tidak menurunkan Paulo Rossi,bintang Piala Dunia 1982,bahkan tidak tercantum sekalipun untuk pemain cadangan.Posisinya digantikan pemain muda berpotensi besar Guiseppe Galderis 23 tahun.Kemenanga seolah akan diraih dengan mudah oleh Italia,sebelum terjadi peristiwa fatal.Karena sudah memasuki menit terakhir Italia mulai mengendurkan serangan,makin melambatkan tempo permainan dengan memainkan possession football yang relative aman.Bulgaria memulai serang yang tak terlalu berbahaya dari sector kiri.Dari setengah lapangan lawan,back kanan Siravkov mengangkat bola jauh ke Sirakov yang ditengah.
Libero Italia,Scirea yang terus menempel Sirakov,kali ini membuat kesalahan fatal.Dia terpancing keluar kotak penalty,tanpa tujuan jelas.Sirakov memang dikawal dua pemain lawan,Napoli dan Bagni.Tapi keduanya tak kuasa menahan laju Sirakov yang dengan tepat melompat dan menyundul bola,masuk kegawang Galli setelah sebelumnya menyentuh tanah.Sungguh ironis melihat tim Azzuri yang terkenal dengan pertahan grendelnya kali ini dikoyak Sirakov seorang.Terlepas dari kekurangan disbanding team tahun 1982,Italia sebenarnya menguasai pertandingan.Bulgaria hanya mempuyai dua peluang dan salah satunya menjadi gol.Dalam dua menit,yaitu menit ke 4 dan ke 16,Galderisi dua kali tak menunjukkan dirinya pantas menggantikan Paulo Rossi.Mendapat bola dari Conti dari kanan,Galderisi yang masuk kotak penalty tinggal berhadapan dengan kipper Mikhailov ,menyontek terlalu tinggi.Lalu dia gagal lagi,padahal gawang sudah kosong ditinggal Mikhailov yang mengejarnya keluar kotak penalty.Dari sudut tembak kecil dikanan gawang,bolanya ditendang jauh melenceng.Ini baru peluang Galderisi.Fernando di Napoli di menit ke 10 menembak deras dari jarak sekitar 20 meter,tapi tipis diatas mistar gawang.Lalu, Di Gennaro di menit ke 29 menyapu bola muntah menyusul serangan tunggal Altobelli,tapi tendangan dari jarak 15 meter masih menyamping datar dikanan gawang.
Begitu pula babak kedua,empat kali hampir gol.Scirea sekali berhadapan dengan Mikhailov,tetapi tembakannya masih berhasil di blok.Bergomi gagal meneruskan umpan tandukan hanya sekitar setengah meter didepan gawang,terpengaruh gerakan Mikhailov yang sebenarnya sudah grogi.Kembali Altobelli membuang waku sekitar tiga detik,terlambat menembak walau gawang hanya empat meter didepannya.Tanpa Rossi lini depan Italia pincang,mungkin belum menemukan bentuk terbaiknya.Gol Italia terjadi lebih karena kesalahan lawa.Diawali tendangan bebas Di Gennaro sedikit diluar kotak penalty sebelah kiri gawang,menyusul pelanggaran libero Arobov terhadap Galderisi.Bola yang dilayangkan kedaerah tengah depan gawang Mikhailov,tiba-tiba dua back Italia Bergomi dan Cabrini menyeruak masuk menarik perhatian tiga pemain lawan sekaligus.Ini membuat Altobelli di tiang jauh luput dari perhatian.Disaat yang tepat dia masuk dan menembak silang dengan kaki dalamnya ke pojok atas gawang.

Babak Pertama
Grup A:Italia,Argentina,Bulgaria,Korsel

Italia-Bulgaria 1-1






Argentina-Korsel 2-1
Italia-Argentina 1-1
Bulgaria-Korsel 1-1
Italia-Korsel 3-2
Bulgaria-Argentina 0-2

Grup B:Paraguay,Irak,Belgia,Meksiko
Belgia-Meksiko 1-2
Paraguay-Irak 1-0
Meksiko-Paraguay 1-1
Belgia-Irak 2-0
Meksiko-Irak 1-0
Belgia-Paraguay 2-2

Grup C:Kanada,Perancis,Uni Sovyet,Hongaria
Kanada-Perancis 0-1
Uni Sovyet-Hongaria 6-0
Perancis-Uni Sovyet 1-1
Kanada-Hongaria 0-2
Perancis-Hongaria 3-0
Kanada-Uni Sovyet 0-2

Grup D:Brasil,Aljasair,Spanyol,Irlandia Utara
Spanyol-Brasil 0-1
Aljasair-Irlandia Utara 1-1
Brasil-Aljasair 1-0
Spanyol-Irlandia Utara 2-1
Brasil-Irlandia Utara 3-0
Spanyol-Aljasair 3-0

Grup E:Jerbar,Denmark,Uruguay,Skotlandia
Uruguay-Jerbar 1-1
Skotlandia-Denmark 0-1
Skotlandia-Jerbar 1-2
Uruguay-Denmark 1-6
Jerbar-Denmark 0-2
Uruguay-Skotlandia 0-0

Grup F:Maroko,Polandia,Portugal,Inggris
Marokko-Polandia 0-0
Portugal-Inggris 1-0
Inggris-Marokko 0-0
Polandia-Portugal 1-0
Inggris-Polandia 3-0
Marokko-Portugal 3-1

Perdelapan Final
Meksiko-Bulgaria 2-0
Uni Sovyet –Belgia 3-4
Brasil-Polandia 4-0
Perancis-Italia 2-0
Jerbar-Marokko 1-0
Spanyol-Denmark 5-1
Inggris-Paraguay 3-0
Argentina-Uruguay 1-0

Perempat Final
Brasil-Perancis 4-5 (1-1) adu penalty

Jerbar-Meksiko 4-1(0-0) adu penalty
Argentina-Inggris 2-1




Spanyol-Belgia 5-6(1-1) adu penalty


Semi Final
Jerbar-Perancis 2-0




Argentina-Belgia 2-0






FINAL WORLD CUP-MEXICO 1986
Argentina-Jerbar 3-2(Argentina Juara Dunia)


Stadion :Azteca,Mexico City dihadiri Kanselir Jerbar Helmut Kohl


Wasit:Romualdo Arppi asal Brasil
Pencetak Gol:Luis Brown menit ke 22,Jorge Valdano menit ke 55, Jorge Burrucaga menit ke 84-Argentina; Karl Heinz Rummeniegge menit ke 73, Rudi Voller menit ke 82-Jerbar

Argentina:Nery Pumpido,Jose Cuciuffo,Jose Luis Brown,Oscar Regguri,Julio Olarticoechea,Ricardo Giusti,Sergio Batista,Jorge Burrucaga,Hector Enrique,Diego Maradona,Jorge Valdano
Manager-Pelatih:Carlos Bilardo

Jerbar:Harald Schumacher,Andreas Brehme,Forster,Jakobs,Hans Peter Briegel,Eder,Thomas Berthold,Lothar Mattheus,Felix Magath/Hoennes,Karl Heinz Rummeniegge,Aloofs/ Rudi Voller
Manager-Pelatih:Franz Beckenbaeur

Argentina turun tanpa perubahan dari tim yang mengalahkan Inggris dan Belgia.Hanya meninggalkan satu tombak di depan yaitu Valdano yang didukung lima gelandang termasuk Maradona.Jerman Barat melakukan satu perubahan.Wolfgang Rolff yang sukses mengawal Platini diganti back kanan muda berbakat Thomas Berthold.Sedangkan Lothar Mattheus telah diduga akan menjadi pengawal khusus bagi Maradona.Rummeniegge vetean Jerbar diturunkan sejak menit awal.Rudi Voller duduk dibangku cadangan.
Dibabak pertama pertandingan kurang menarik karena kedua tim bermain terlalu hati-hati.Pemain kedua kesebelasan akan segera mundur dan melakukan penjagaan ketat pemainlawan begitu kehilangan bola.Sesekali back Julio Olarticoechea menghidupkan suasana dengan ikut naik menyerang.Umpan lambungnya dari sayap kiri sempat membahayakan Jerbar.Begitu pula back kiri Jerbar,Briegel dan libero Eder sesekali ikut menyerang.Kedua kipper secara umum tampak menganggur hingga menit ke 18.Maradona sendiri bermain terlalu kebelakang mengorganisasi serangan.
Briegel”mesin giling tua” yang tidak dipercaya Beckenbauer untuk mengawal Maradona malah menguntungkan Jerbar.Karena dia sering naik menyerang.Dari manuvernya terjadi tendangan bebas dibatas kotak penalty pada menit ke 16.Maradona kena kartu kuning wasit Allofs karena terlalu cepat keluar dari “tembok”,tapi tembakan Allofs dan Mattheus dihentikan kipper Pumpido.
Kena kartu kuning Maradona memutuskan untuk lebih menyerang,seringnya menyulitkan akhirnya Lothar Mattheus dan lini belakang Jerbar memutuskan tidak memberi kesempatan.Dari jegalan Mattheus terhadap Maradona di rusuk kiri Jerbar menit ke 22 lahir gol pertama buat Argentina dalam final ini.
Ironisnya gol pertama itu dicetak oleh pemain belakang Argentina,libero Luis Brown.Tendangan bebas yang diambil Burruchaga menyilang ketiang jauh.Bola lepas dari lompatan Schumacher dan dengan bersih disudut masuk oleh Brown.Gollll 1-0 untuk Argentina.
Terkenal pantang menyerah,jerbar melakukan serangan gencar.Menit ke 31 dari sebuah serangan balik cepat back kanan Berthold menyundul silang di mulut gawang Argentina.Rummeniegge yang bebas menyambut dengan tembakan setengah volley sayang melebar.
Jerbar menarik keluar Allofs dan menggantikannya dengan Rudi Voeller untuk mendampingi Rummeniegge begiru masuk babak kedua.Tetapi justru Argentina yang mengancam dua kali beruntun pada awal babak kedua.Menit ke 48 Maradona nyaris terlepas sendirian tetapi offside.Semenit kemudian lebih berbahaya.Burruchaga tinggal berhadapan dengan kipper Schumacher,tetapi stopper Foerster dengan tackling dari belakang yang hebat,berhasil membuang bola.
Pukulan nyaris menghantam kubu Argentina menit ke 51 ketika libero Luis Brown cedea bahu dalam duel dimulut gawang Argentina.Tetapi setelah dirawat,ia masuk kembali.Argentina tidak punya cadang libero bagus setelah Daniel Passarella dirawat di rumah sakit karena sakit radang usus.
Maradona pun sibuk bermain di lapangan tengah untuk menunjang serangan sekaligus menggalang pertahanan.Menit ke 55 Maradona mengirim umpan terobosan yang cermat melebar ke kiri disambut Valdano yang dengan tembakan rendah menaklukan kipper Schumacher .Golllll.2-0 untuk Argentina.
Jerbar terus menekan balik sementara play maker Felix Magath minta keluar digantikan Hoennes.Argentina masih dua kali mengancam antara lain melalui sundulan Valdano yang melebar.Tetapi menit ke 73 Jerbar memperkecil ketinggalan menjadi 2-1.Dimulai tendangan sudut Briegel,bola disambut Rummeniegge sambil menjatuhkan diri,bola memojok kekiri gawang .Golllll
Pertandingan berkembang semakin mencekam dimenit-menit akhir babak kedua.Menit ke 82 Jerbar menyamakan kedudukan 2-2 melalui sundulan Voeller menyelesaikan tendangan sudut yang menghasilkan kemelut dimuka gawang Argentina.Perpanjangan waktu sudah didepan mata.Tetapi di menit ke 84,Maradona jauh dari belakang melepaskan umoan terobosan cermat untuk serangan balik.Bola dikuasai Burruchaga yang melaju bersama bola sejauh 35 meter sebelum menaklukan kipper Schumacher 3-2
Argentina JUARA DUNIA.

Perancis-Belgia 4-2 (2-2,2-1)-Perancis Juara III
Stadion:Cuauhtemoc,Puebla 105 km tenggara Meksiko City



Wasit:George Courtney asal Inggris
Pencetak Gol: Jean-Marc Ferreri(menit 27), Jean-Pierre Papin(menit 43), Bernhard Genghini(menit 103) , Manuel Amoros (menit 108)Perancis; Jan Ceulemans(menit 11),Nico Claesen(menit 73)-Belgia.
Perancis:Albert Rust,Michel Bilbard,Patrick Battiston,Yvon Le Roux,Manuel Amoros,Bernhard Genghini,Jean-Marc Ferreri,Philippe Vercruyse,Jean-Pierre Papin,BrunoBellone.
Manager-Pelatih:Henri Michel

Belgia:Jean Marrie Pfaff,Eric Gerets,Stephane Demol,Michel Renquin,Stephane Demol,Patrick Vervoot,Georges Grun,Enzo Scifo,Raymond Mommens,Jan Ceulemans,Daniel Veyt,Nico Claesen
Manager-Pelatih:Guy Thys

Untuk kali pertama Perancis menurunkan Bernhard Genghini sebagai pengatur serangan menggantikan Michael Platini.Dilapangan tengah didampingi Jean Tigana,Vercruyse dan Ferreri,26 tahun potensial pengganti Platini.
25 menit pertama permainan di kuasai Belgia.Namun kesempatan pertama direbut Perancis menit ke 9 saat Genghini mengirim lob manis menyilang kotak penalty,sayang Jean Pierre Papin yang baru diturunkan lagi tembakannya melebar sekitar tujuh meter .
Namun Belgia memetik gol pertama dua menit kemudian.Diawali serangan balik yang tidak terlalu berbahaya bola terobosan dari poros halang meluncur kekotak penalty Perancis.Ceulemans dikepung tiga pemain lawan menembak silang,membuat Rust yang empat tahun duduk dibangku cadangan,memungut bola pertama dari jaringnya sebagai kipper nasional.Ini Gol ketiga Ceulemans dalam Piala Dunia 1986.Gollll 0-1 untuk Belgia.
Ketinggalan 0-1 Perancis tidak tinggal diam,meningkatkan tempo permainan sayang kombinasi serangan kedua pihak sering patah karena kurang cermat.Perancis segera melakukan serbuan frontal dan Papin menjaringkan bola.Tapi wasit Courtney dari Inggris menganulir gol ini karena sebelumnya terjadi hands ball pada Vercruyse.
Menit ke 21 giliran Veyt dari Belgia terlepas di kotak penalty tetapi tembakannya melebar.Veyt kembali terlepas sendirian menit ke 35 tinggal berhadapan dengan kipper Rust,tetapi tembakannya melambung diatas mistar gawang.
Menit ke 27 (sebelumnya),Papin yang rajin menyerbu dari rusuk kanan Belgia mengalirkan bola ke Genghini di tengah,lalu “liar” kekanan dan disambar Ferreri.Goll
1-1.
Menit ke 43 Papin yang sedikitnya membuang tiga peluang tak lagi membuat kekeliruan.Ia menyambar umpan Vercruyse dan Golll,Perancis unggul 2-1.

Belgia memaksakan serangan dengan umpan-umpan panjang tetapi lemahnya dukungan pemain dari belakang,membuat Perancis mudah mengantisipasi.Sebaliknya Perancis dengan serangan merambat naik secara mendatar berulangkali mencoba menekan Belgia,tetapi penyelesaiannya lemah.
Scifo,gelandang muda Belgia berkali-kali mengirim umpan berbahaya,tetapi Claesen dan Ceulemans tak mampu memanfaatkannya.
Scifo akhirnya keluar di menit ke 65 karena cedera digantikan pemain muda lainnya,Vander Elst.Sedangkan kipper Belgia Pfaff kena kartu kuning karena secara tak perlu menabrak Papin yang sudah offside.
Sebelumnya Perancis memasukkan poros halang Maxime Bossis menggantikan Le Roux berduet kembali dengan Battiston.Tetapi menit ke 73 justru Belgia menyamakan kedudukan .Gol bermula dari serbuan panjang Vander Elst sepanjang sayap kanan,mengirim umpan yang membuat kemelut di gawang Perancis.Claesen menguasai bola dan menembak menyudut,2-2.Gol ke empat Claesen bagi Belgia di Meksiko.
Belgia semakin sering menekan,perancis menarik keluar Tigana.Lini tengah perancis semakin morat-marit.pemain pengganti Tusseau tak banyak mengangkat team.Kedudukan 2-2 hingga peluit panjang.Akhirnya perpanjangan waktu.
Serangan silih berganti pada perpanjangan waktu dengan Belgia tampak lebih tajam.Papin dan Bellone beberapa kali gigih mendobrak namun Belgia yang menarik mundur sembilan pemainnya terlalu alot ditembus.
Tak kenal lelah akhirnya menit ke 103 usaha gigih membuahkan hasil.Bellone melepaskan drive rendah ke mulut gawang.Terjadi kemelut ditiang jauh diman Genghini dikepung dua pemain belakang Belgia,masih mampu menaklukkan kiper Pfaff dari jarak dekat.
Genghini yang selama in ertutup namanya oleh kebesaran kwartet Platini-Giresse-Tigana-Fernandez,menerobos lagi kejantung pertahanan Belgia menit ke 108,mengirim ke Amoros yang bebas langsung ditebas Erick Gerets.Penalty!Amoros mengeksekusi dengan baik.Gollll.4-2 untuk Perancis.



STATISTIK WORLD CUP 1986
Top Scorer Gary Lineker –Inggris 6 gol

Jumlah Gol sepanjang World Cup 1986; 132 gol(tak termasuk adu penalty)

Gol Terbanyak(untuk tiap pertandingan);Emilio Butragueno(Spanyol) dengan empat gol dijaringkan ke gawang Denmark.Gol sama banyaknya(4 gol) dijaringkan Eusebio(Portugal) ke jala Korut saat Piala Dunia 1966

Gol Terbanyak tim(untuk satu pertandingan):Uni Sovyet dengan enam gol ke gawang Hongaria dan enam Gol Denmark ke jala Uruguay

Kiper Terbaik;Carlos(Brasil) tampil 339 menit (5 pertandingan) hanya sekali bobol saat lawan Perancis

Gol Tercepat:Emilio Butragueno(Spanyol) dalam 1 menit dan 03.0 detik ke gawang Irlandia Utara.

Pemain kenan Kartu merah:Michael Sweeney(Kanada);Ray Wilkins(Inggris);Basil Georgis(Irak);Miguel Angel Bossio,Jose Batista(Uruguay);Frank Arnesen(Denmark);Thomas Berthold(Jerbar);Javier Aguirre(Meksiko

Pelatih tak Disiplin:Cayetano Re(Paraguay) yang menentang wasit Omar Borras(Uruguay) yang mengritik pedas wasit seusai pertandingan lawan Skotlandia.

Kesebelasan Terbanyak Tampil di Final Piala Dunia
Jerbar 5 x(1954-juara dunia,1966-juara II,1970-juara III,1974-juara dunia,1986-runner up)

No comments: