Thursday, May 22, 2008

World Cup 2002

WORLD CUP 2002,KOREA-JEPANG
31 Mei- 30 Juni 2002

PERTANDINGAN PEMBUKAAN
Perancis-Senegal 0-1



Stadion:Seoul
Wasit:Ali Mohamed Bujsaim asal Uni Emirat Arab

Pembukaan Piala Dunia kali ini dihadiri tamu kehormatan antara lain Presiden Korsel Kim Dae Yung,Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi,Presiden Timor Timur Xanana Gusmao,Presiden Palau Tommy Remengesau Jr,Perdana Menteri Dominika Pierre Charles,Perdana Menteri Namimbia Hage Gottfried Geingob,Perdana Menteri St Kitts dan Nevis Denzil Douglas,mantan Presiden Kosta RikaMiguel Angel Rodriguez,Pangeran Takamado dan Puteri Hisako dari Kekaisaran Jepang,Pangeran Brunei Darussalam Haji Al-Muhtadee Billah,Pangeran Uni Emirat Arab Sheikh Saeed bin Zayed al Nehayan,Pangeran Denmark Joachim dan Pangeran Oman Fayyid Shihab Pariq al Said.

Perancis:Fabian Barthez,Lilian Thuram,Frank Leboef,Bixente Lizarazu,Marcel Desailly,Sylvain Wiltord/Djibril Cisse,Patrick Vieira,Youri Djorkaeff/Christophe Dugarry,Emanuel Petit,Thierry Henry,David Trezeguet
Manager Pelatih:Roger Lemerre

Senegal:Tony Sylva,Omar Daf,Lamine Diatta,Aliou Cisse,Ferdinand Coly,Papa Malick Diop,Khalilou Fadiga,Salif Diao,Papa Bouba Diop,Moussa Ndiaye,El Hadji Diouf
Manager pelatih:Bruno Metsu
Pencetak goal:Papa Bouba Diop

Sukses Senegal menekuk Perancis tidak saja karena strategi jitu yang diterapkan Pelatih Bruno Metsu yang juga berasal dari Perancis tetapi dukungan kecemerlangan kipper Tony Sylva.Sedikitnya lima kali terutama dibabak kedua Sylva melakukan penyelamatan gemilang dengan menghalau tendangan Henry,Frank Leboeuf dan David Trezeguet.Tampil dengan optimisme tinggi,Perancis langsung menekan Senegal lewat serangan bervariasi memanfaatkan lebar lapangan.Henry dan Silvain Wiltord dari Arsenal menekan Senegal melalui sayap kanan dan kiri,beberapa kali melakukan aksi individu untuk membuka pertahanan Senegal yang dikawal rapat oleh tujuh hingga delapan pemain didaerah 16 meter.Strategi bertahan total ini memang menyulitkan penyerang Perancis yang terkenal tajam dan produktif untuk mendapat ruang tembak diarea penalty.Apalagi secara fisik pemain Senegal selalu unggul dalam duel satu lawan satu.Unggul secara skill namun tak didukung kreativitas,membuat Perancis mengalami kebuntuan.Youri Djorkaeff yang diandalkan mengangkat tim menggantikan Zidane tidak bisa berbuat banyak.Umpannya sering mudah dibaca pemain lawan.Tak salah kalau akhirnya Youri Djorkaeff ditarik keluar digantikan Christophe Dugarry.Namun pemain inipun belum banyak membantu kalau tidak mau dikatakan malah sedikit menghambat.
Dugarry tidak dapat mengimbangi rekan-rekannya yang lebih muda seperti Henry,Trezeguet dan Sylvain Wilthord maupun Djibril Cisse yang lebih cepat.
Sebelum Perancis kebobolan,Trezeguet sekali mendapat peluang emas ketika dengan bebas ia melepaskan tembakan dari sedikit di luar kotak penalty,tetapi bola menghantam tiang kiri gawang.Dalam usaha untuk lebih dulu unggul,Perancis justru kecolongan.Itu terjadi ketika sebuah serangan balik Senegal lewat El Hadji Diouf dari sayap kiri berakhir dengan umpan tarik ke mulut gawang Perancis dan gelandang Papa Bouba Diop menggetarkan gawang yang dikawal Fabien Barthez dengan sontekan pelan sambil terjatuh,Gollllll 1-0 untuk Senegal.
Di babak kedua serangan Perancis tetap dahsyat.Akan tetapi Senegal tak kalah tangguhnya dengan menumpuk tujuh sampai delapan pemain di belakang,begitu pemain-pemain Perancis menguasai bola.
Cara bertahan Senegal juga sangat tepat.Mereka berusaha menghadang pemain Perancis di luar kotak penalty sehingga menyulitkan Henry maupun Trezeguet atau yang lainnya melepaskan tendangan langsung ke gawang.
Kejadian yang sama namun kali ini milik Senegal didapat oleh gelandang Khalilou Fadiga.Dari kotak penalty,Fadiga melepaskan tendangan keras tetapi bola menghantam mistar gawang,sementara Barthez sudah tidak berdaya.

HASIL PERTANDINGAN
BABAK PERTAMA
Grup A:Perancis,Senegal.Uruguay,Denmark

Perancis-Senegal 0-1
Uruguay-Denmark 1-2
Perancis-Uruguay 0-0
Denmark-Senegal 1-1


Denmark-Perancis 2-0
Senegal-Uruguay 3-3(3-0)

Grup B:Spanyol,Slovenia,Paraguay,Afrika Selatan
Paraguay-Afrika Selatan 2-2
Spanyol-Slovenia 3-1
Spanyol-Paraguay 3-1
Afrika Selatan-Slovenia 1-0
Paraguay-Slovenia 3-1
Afrika Selatan –Spanyol 2-3

Grup C:Brasil,Turki,Cina,Kosta Rika
Brasil-Turki 2-1
Cina-Kosta Rika 0-2
Brasil-Cina 4-0
Kosta Rika-Turki 1-1
Brasil-Kosta Rika 5-2
Cina-Turki 0-3

Grup D:Korsel,Polandia,Amerika Serikat,Portugal
Korsel-Polandia 2-0
Amerika Serikat-Portugal 3-2
Korsel-Amerika Serikat 1-1
Portugal-Polandia 4-0
Korsel-Portugal 1-0
Amerika Serikat-Polandia 1-3

Korsel-Polandia 2-0
Bangsa Asia pantas bergembira setelah Korsel menyelamatkan muka Asia.Presiden Kim Dae Jung berdiri,tersenyum dan bertepuk tangan.Pelatih Guus Hiddink-yang negaranya,Belanda,tidak lolos ke Korea-Jepang-berkali-kali mengepalkan tinjunya dan tersenyum lebar dipinggir lapangan.
Di stadion Pusan Korsel menggulung tim Eropa pertama yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2002,Polandia,dengan skor 2-0(1-0)
Gol pertama Korsel dicetak secara luar biasa oleh striker asal Kashiwa Reysol,Hwang Sun Hong dimenit ke 25.Hwang melepaskan first time drive kaki kirinya setinggi pinggang untuk menyelesaikan assist Lee Eul Yoong dari sisi kanan luar kotak penalty Polandia.Bola deras setinggi pinggang yang mengarah ke kanan atas gawang Polandia tidak dapat ditahan kipper Liverpool,Jerzy Dudek,yang sudah terbang dan meregang badan menjangkau bola deras Hwang,Gollllllll 1-0 untuk Korsel.
Permainan terus dikuasai Korsel dan ini mengaggetkan Polandia sebagai salah satu kekuatan sepakbola Eropa Timur.Memasuki babak kedua stamina pemain Korsel tetap terjaga dan penonton terus disuguhi permainan tempo tinggi.Dalam sebuah serangan kilat di menit 53 Yoo Sang Chul melepaskan sebuah drive dari luar kotak penalty Polandia.Kiper Dudek berupaya menjangkau bola tapi gagal dan Golllll 2-0 untuk Korsel.

Korsel-Portugal 1-0
Janji Pelatih Korsel Guus Hiddink untuk menampilkan permainan menyerang diujudkan pada pertandingan yang disaksikan juga Presiden Kim Dae Jung yang mengenakan kostum Kesebelasan Korsel.Keinginan kuat untuk melangkah ke babak kedua serta dukungan tinggi dari publiknya,membuat Korsel seperti mendapatkan kekuatan ganda.Ketika dua pemain Portugal Joao Pinto dan Beto Severo diganjar kartu merah oleh wasit Angel Sanchez asal Argentina,Korselpun semakin diatas angin.Dan menit ke 70 Park Ji Sung menuntaskan keunggulan Korsel dengan sebuah gol dari jarak lima meter menaklukkan kipper Vitor Baia.1-0 untuk Korsel.

Grup E:Jerman,Arab Saudi,Irlandia,Kamerun
Irlandia-Kamerun 1-1
Jerman-Arab Saudi 8-0
Jerman-Irlandia 1-1
Kamerun-Arab Saudi 1-0
Kamerun-Jerman 0-2
Arab Saudi-Irlandia 0-3

Grup F:Argentina,Nigeria,Inggris,Swedia
Inggris-Swedia 1-1
Argentina-Nigeria 1-0
Swedia- Nigeria 2-1
Argentina-Inggris 0-1
Argentina-Swedia 1-1
Inggris-Nigeria 0-0

Grup G:Italia,Equador,Kroasia,Meksiko
Kroasia-Meksiko 0-1
Italia-Equador 2-0
Italia-Kroasia 1-2
Meksiko-Equador 2-1
Italia-Meksiko 1-1
Kroasia-Equador 0-1

Grup H:Jepang,Belgia,Tunisia,Rusia
Jepang-Belgia 2-2
Rusia –Tunisia 2-0
Jepang-Rusia 1-0
Tunisia –Belgia 1-1
Belgia-Rusia 3-2
Jepang-Tunisia 2-0

Jepang-Belgia 2-2
Pelatih Jepang,Philippe Troussier,merasakan wasit terlalu berpihak pada Belgia karena banyaknya free kick yang diberikan untuk keuntungan Belgia.
Gol pertama Belgia yang membuat skor 1-0 diciptakan Marc Wilots menit ke 57 lewat tendangan salto menyusul kemelut didepan gawang Seigo Narazaki.Jepang membalas melalui proses serangan kelas dunia.Takayuki Suzuki melepaskan diri dari kawalan tiga pemain Belgia untuk menerobos dan menerima wall pass dari Shinji Ono.Hanya dengan satu sentuhan,menit ke 59 Suzuki mengelabui kipper Geert De Vlieger.Gol 1-1
Gol kedua jepang lahir dari situasi mirip ketika Imamoto menerima umpan terobosan dari Atsushi Yanagisawa.Dengan ketrampilan teknik yang tidak kalah dari pemain Eropa,pemain Arsenal itu membuat mati langkah dua pemain lawan sebelum menembak deras ke gawang Belgia.Berkat gol yang cantik ini,Imamoto terpilih sebagai man of the match pertandingan malam itu .2-1
Gol kedua Belgia membuat skor 2-2 dibukukan oleh Peter van der Heyden.


PERDELAPAN FINAL
Inggris-Denmark 3-0
Spanyol-Irlandia 3-2
Senegal-Swedia 2-1
Amerika Serikat-Meksiko 2-0
Brasil-Belgia 2-0
Korsel-Italia 2-1
Jepang-Turki 0-1

Korsel-Italia 2-1(0-1,1-1)
Korsel memang hebat ketika menjungkalkan Portugal.Akan tetapi,kemenangan “Tim Setan Merah”ini atas Italia tidak saja fantastic,tetapi sungguh “ruarrrrr biasa”.Tiga puluh enam tahun setelah Korea Utara memulangkan Italia lebih awal di babak penyisihan Piala Dunia 1966 di Inggris,kini giliran Korsel yang memperpanjang prestasi team Korea dengan menyisihkan Italia diperdelapan final.
Korsel pantas menang atas Italia.Dukungan 36.000 penonton serta jutaan melalui layar kaca,ditambah semangat juang tak penah padam selama 116 menit,Korsel memaksa Italia lebih banyak bertahan.
Penalty yang gagal di menit ke lima ketika tendangan Ah Jung Hwan diblok Buffon tidak meruntuhkan semangat pemai-pemain Korsel.Justru kegagalan penalty itu menambah daya gempur pasukan Korsel.Akan tetapi disaat Korsel belum mampu menaklukkan Buffon,justru gawang Lee Woon Jae yang kebobolan terlebih dahulu.
Dimulai tendangan pojok Francesco Totti,disambar Christian Vieri dengan sundulan di tiang dekat dan menembus gawang Korsel.Gollll 1-0 untuk keunggulan Italia.
Sampai menit ke 87 gawang Buffon masih aman,kemenangan tampak sudah didepan mata.Keadaan segera berubah ketika menit ke 88 sebuah kemelut didepan gawang Italia didelesaikan dengan tendangan pelan tapi terarah oleh penyerang tengah Seol Ki Hyeon.Goolllllll,kedudukan berubah menjadi 1-1
Pemain Italia benar-benar “schok” dengan gol ini,sehingga berpengaruh pada mental bertandingnya.Dilain pihak dukungan penonton seolah menjadi bensin yang tersulut api yang semakin berkobar bagi pemain Korsel untuk terus menggempur gawang Italia.
Perpanjangan waktu tak terelakan dan Italia masih terus bertahan.
Menit ke 103 Totti menerobos cepat pertahanan Korsel.Sebelum menembak Totti terjatuh.Terjatuhnya Totti dianggap wasit asal Ekuador Byron Moreno sebagai kesengajaan atau diving.Tak pelak lagi Moreno mencabut Kartu Kuning dan ini merupakan yang kedua sehingga disusul kartu merah.Keluarnya Totti menjadi sebuah keuntungan besar bagi Korsel.Dalam suatu serangan lewat sayap kiri,Hwang Sun Hong yang menggantikan Kim Tae Young nyaris membobol gawang Buffon dengan sundulannya.Terlalu lemah,sehingga dapat ditangkap Buffon.Italia juga mendapat peluang lain ketika gelandang bertahan Gennaro Gattuso menusuk rusuk kiri pertahanan Korsel dan diakhiri dengan tendangan keas dari jarak lima meter.Sayang bola masih bisa diblok Lee Woon Jae untuk menjadikan tendangan penjuru.
Malapetaka akhirnya datang menerpa Italia dimenit ke 116.Sebuah umpan lambung dari sayap kiri diselesaikan dengan sempurna oleh Ahn Jung Hwan (“Park Do Ik dari Selatan”)dengan sundulan ke pojok kiri gawang Buffon.Gollllll 2-1 untuk Korsel.
Akibat goal ini Ahn Jung Hwan dipecat dari klub Perugia ,Klub seri A Italia dimana dia bermain.

PEREMPAT FINAL
Jerman-Amerika Serikat 1-0
Brasil-Inggris 2-1
Korsel-Spanyol 5-3(adu penalty)

Korsel-Spanyol 5-3
Spektakuler Korsel!Korsel membuka sejarah baru dengan masuk ke semi final setelah berhasil mengalahkan Spanyol melalui adu penalty setelah skor tetap 0-0 sepanjang 120 menit pertandingan.Hwang Sun Hong,Park Ji Sung,Seol Ki Hyeon,Ahn Jung Hwan,Hong Myung bo berhasil secara sempurna menyarangkan tembakannya ke gawang Iker Casillas.Dari pihak Spanyol Joaquin gagal di blok Lee Woon Jae

SEMI FINAL
Jerman-Korsel 1-0
Brasil-Turki 1-0


FINAL
BRASIL-JERMAN 2-0



Stadion:Yokohama Jepang
Wasit:Pierluigi Collina
Disaksikan sekitar 69.029 penonton dihadiri tamu kehormatan antara lain Kaisar Akihito,Kanselir Jerman Gerhard Schroeder,Presiden FIFA Sepp Blatter,Pele,Franz Beckenbaeur.

Brasil:Marcos,Cafu,Lucio,Roque Junior,Edmilson,Roberto Carlos,Gilberto Silva,Ronaldo/Denilson,Rivaldo,Ronaldinho/Juninho Paulista,Kleberson
Manager Pelatih:Luiz Felipe Scolari
Pencetak Goal:Ronaldo menit ke 66 dan 78
Pencetak Gol Terbanyak : Ronaldo –Brasil dengan 8 goal

Jerman:Oliver Kahn,Thomas Linke,Carsten Ramelov,Oliver Neuville,Dietmar Harmann,Miroslav Klose/Oliver Bierhoff,Jens Jeremies/Gerald Asamoah,Marco Bode/Christian Ziege,Bernd Schneider,Christoph Merzelder,Torsten Frings
Manager Pelatih:Rudi Voeller

Tidak percuma jika begitu banyak sejarah baru yang tercatat di Piala Dunia 2002 antara lain pertemuan pertama antara Brasil dan Jerman diarena bergengsi ini.
Brasil merebut gelar untuk kelima kalinya atau Penta Campeao.Cafu menjadi pemain pertama yang bertanding di tiga final sejak tahun 1990 dan mencetak 8 gol untuk menyamai rekor 12 gol yang dibukukan Pele dalam sejarah Piala Dunia.
Selama 90 menit pertandingan milyaran penduduk dunia dihibur sebuah tontonan bermutu tinggi dan ekspresif,serta dimainkan oleh dua kesebelasan yang penuh dengan pemain berbakat.Sekalipuntidak menjadi favorit,mereka memperlihatkan kelas sebagai dua tim terbaik dunia saat ini.
Sebetulnya Jerman lebih banyak menguasai bola sejak menit pertama.Sebelum pertandingan,Brasil disebut sebagai tim yang pasti akan lebih menyerang,sementara Jerman lebih defensif.Kenyataannya,situasi yang terjadi terbalik.Jerman terus menekan habis lini belakang Brasil,tetapi Lucio dan Edmilson serta kipper Marcos tampil mengagumkan.
Selama 15 menit pertama Jerman lebih sering membahayakan gawang Brasil.Serangan dari sayap mereka sering mengobrak abrik gawang Marcos.Namun,selepas itu justru Brasil yang sempat memperoleh peluang emas ketika umpan terobosan Ronaldinho gagal dimanfaatkan Ronaldo yang tinggal berhadapan dengan Oliver Kahn.Sekitar 10 menit kemudian lagi-lagi Ronaldo gagal menembus gawang meski gawang Kahn sudah terbuka lebar didepannya.
Brasil seperti biasa mengandalkan trio “Tiga R”.Namun mereka praktis tidak banyak mendapat kesempatan untuk melancarkan serangan yang biasanya kreatif.Mereka juga nyaris tak pernah bisa melepaskan tembakan dari lini kedua karena tak diberi kesempatan sama sekali oleh lini belakang Jerman terutama Carsten Ramelov.Pendeknya,sampai babak pertama usai,Jerman tampak sebagai tim yang lebih layak menang.
Pemain-pemain Jerman tampil begitu percaya diri karena mereka memang menjalankan disiplin yang Spartan dalam melakukan pengawalan wilayah maupun perseorangan.Lini tengah praktis dikuasai Dietmar Hamann dan rekan-rekannya yang bermain lebih taktis dibanding gelandang Brasil yang tak banyak berkutik.
Babak kedua dibuka oleh peluang emas Jerman lewat tendangan bebas Oliver Neuville yang menerpa mistar atas gawang Marcos.Setelah itu beberapa kali Neuville,Marco Bode,dan Miroslav Klose membuat goyang benteng Brasil.Dan untuk kesekian kalinya Lucio serta Edmilson benar-benar harus berjibaku untuk menghalau gempuran-gempuran “Tim Panser”
Gol pertama tercipta di menit ke 66 diawali oleh Ronaldo yang menang dalam perebutan bola dengan Dietmar Hamann.Ronaldo kemudian mengoper bola ke Rivaldo,yang menembak keras dari kotak penalty.Kahn sebetulnya sudah menangkap bola dengan cukup lengket,tetapi si kulit bundar mental dari tangannya.Disaat itulah Ronaldo segera lari kencang untuk menembak bola mendatar,tanpa bisa dibendung oleh Kahn.
Golllllllll 1-0 untuk Brasil.

12 menit kemudian terjadilah gol kedua untuk Brasil.Adalah Kleberson yang memulai serangan dari sayap kanan,dan menyodorkan bola ke Rivaldo.Tapi,Rivaldo melakukan lay off karena mengetahui Ronaldo ada dibelakangnya,dan tanpa ampun Ronaldo kembali menyambar dengan tendangan keras, Golllllllllllll 2-0

Apakah tidak menyangka bisa mencetak dua gol di final yang menentukan ?
“Tidak pernah mengira.Saya ingin bahagia sampai-sampai saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Tuhan.Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua rekan di tim.Saya telah berjuang keras selama dua tahun terakhir untuk menyembuhkan cedera dan untuk itulah saya sengan bisa mencetak gol untuk membantu Brasil menjadi juara dunia untuk kelima kalinya.Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga saya yang telah memberikan dukungan” lanjut Ronaldo


JUARA III
Turki-Korsel 3-2



Stadion:Taegu
Wasit:Saad Manee dari Kuwait

Turki:Rustu Recber,Unsal,Ozalan,Akyel,Izzet,Davala,Kerimoglu,Belozoglu,Sas,Basturk,Manzis,
Hasan Sukur
Manager pelatih:Senol Gunes
Pencetak goal:Hakan Sukur(detik ke 11),Manzis(menit ke 23,32)

Korsel:Lee Woon jae,Kim Tae young,Hong Myung bo,Hyun Young min,Lee Young pyo,Yoon Jong hwan,Yoo Sang chul,Song Chong gug,Choi Jin cheul,Ahn Jung hwan,Lee Chun soo
Manager pelatih:Guus Hiddink
Pencetak goal:Lee Eul young(menit 19),Song Chong gug(menit 90)

Menepati janjinya kedua pelatih segera menerapkan permainan menyerang.Turki langsung menyerbu dua penyerang Hasan Sukur dan Ilhan Manzis,melesat mengejar bola yang dioper kepara pemain belakang Korsel.Tidak menyangka lawan akan memburu terus,raksi pertama bek Lee Min sung adalah meneruskan bola ke kapten Hong Myung bo yang berdiri lebih kebelakang dan bukan pada Seng Chong gug yang berada di sayap kanan dan lebih didepan.Myung bo juga melakukan kesalahan dengan menahan bola sesaat,bukan membuangnya,sehingga Manzis berhasil mencuri bola dari kapten berusia 33 tahun itu yang berencana mengakhiri kiprah di tim nasional.Bola meluncur kesisi kanan gawang Korsel dan tepat dalam jarak tembak Sukur yang langsung menembaknya melewati Lee.Gol ini menjadi Gol tercepat detik ke 11,Gol tercepat dibanding gol tercepat piala dunia 1962,1930 pada detik ke 15.
Kaget dengan gol cepat tersebut Korsel terus menekan .Menit ke sembilan gelandang Lee Eul young menembak sekitar lima meter dari kotak penalty melayang tipis melewati empat pemain Turki dan mendarat disudut gawang tanpa dapat dijangkau kipper Rustu Recber.
Resiko dari terus menekan,Korsel rawan serangan balik.Kembali Hasan Sukur dan Ilhan Manzis,hanya berselang empat menit setelah gol Korsel,segera memperdaya Myung bo dan Min sung.Mengurung Sukur namun tak bisa apa-apa ketika Sukur melepas umpan ke Manzis yang akhirnya menembak dan menggetarkan gawang Korsel.2-1
Menit ke 32 kembali Manzis membobol gawang Lee .3-1
Korsel terus ngotot dan menjelang menit terakhir Song Chong gug memperkecil kekalahan dengan mencetak gol ke gawang Turki.Skor 3-2 .Turki Juara III

No comments: